
Tarakanita Tangerang
Sambung Nyawa

Gynura procumbens
Nama lokal: Sambung Nyawa
Nama ilmiah: Gynura procumbens
Penemu:-
Sejarah singkat: Tanaman herbal asli Indonesia yang sudah lama digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Tanaman ini juga dikenal dengan nama daun dewa atau akar sebiak
1
Ciri - Ciri
Cara berkembang biak: berkembang biak secara Vegetatif.
1. Fisiologi:
- Batang
-
Tegak dan menjalar, dengan batang berwarna hijau ungu atau merah.
-
Tumbuh hingga tinggi 30–60 cm.
- Daun
-
Daun lebar, berbentuk lanset dengan pinggiran bergerigi.
-
Warna daun bisa hijau, ungu, atau campuran keduanya.
- Bunga
Bunga kecil berwarna kuning keemasan dan muncul di ujung batang.
- Penyerbukan
Penyerbukan dibantu oleh serangga atau angin (entomogami atau anemogami).
- Suhu
Optimal pada suhu 20–30°C.
- Tanah
-
Tanah yang baik adalah subur, gembur, dan memiliki pH 6,0–7,0.
-
Perlu drainase yang baik agar akar tidak tergenang.
- Penyiraman
-
Siram tanaman secara teratur, namun hindari genangan air.
-
Biarkan tanah sedikit mengering sebelum disiram lagi.
- Kelembaban
Memerlukan kelembaban udara 60–80%.
- Pencahayaan:
Menyukai sinar matahari sedang atau terang namun tidak langsung.
2
Taksonomi
-
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
-
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
-
Kelas : Magnoliopsida (Dikotil)
-
Ordo : Asterales
-
Famili : Asteraceae (Suku Aster)
-
Genus : Gynura
-
Spesies : Gynura procumbens
3
Manfaat
Manfaat Medis Sambung Nyawa:
-
Menurunkan tekanan darah tinggi
-
Menurunkan kadar gula darah (baik untuk penderita diabetes)
-
Mengurangi peradangan
-
Mempercepat penyembuhan luka
-
Meningkatkan daya tahan tubuh
-
Membantu detoksifikasi tubuh
-
Mengatasi gangguan pencernaan (seperti diare dan sembelit)
-
Meningkatkan fungsi hati
4
Cara budidaya
- Memilih pot:
-
Gunakan pot dengan diameter minimal 25 cm dan kedalaman cukup untuk akar tumbuh.
-
Pastikan ada lubang drainase agar air tidak tergenang.
- Memilih media tanam:
Gunakan campuran tanah gembur, kompos, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1 dan Tanah harus subur dan memiliki pH 6,0–7,0.
- Menanam:
-
Biji atau stek batang bisa digunakan untuk menanam sambung nyawa.
-
Jika menggunakan stek batang, pilih batang yang sehat dengan panjang sekitar 15–20 cm dan tanam pada kedalaman sekitar 2–3 cm.
-
Letakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung atau terang.
- Menyiram:
Siram tanaman secara teratur, terutama saat musim kemarau dan Pastikan tanah tetap lembab, tetapi hindari genangan air untuk mencegah akar membusuk.
- Merawat:
-
Pemupukan: Berikan pupuk organik setiap 1 bulan sekali.
-
Penyiangan: Cabut gulma yang mengganggu pertumbuhan.
-
Pemangkasan: Pangkas batang yang sudah tua atau kering untuk merangsang pertumbuhan baru.
-
Pengendalian hama: Gunakan pestisida alami atau insektisida jika diperlukan untuk mengendalikan hama.

Kontak Kami
Yayasan Tarakanita
Jl. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510
P: (021) 3908836