
Tarakanita Tangerang
Selamat datang di website Riset Tarakanita
website yang memberikan informasi seputar pohon - pohon yang ada di Tarakanita Tangerang

Jahe Gajah

Zingiber officinale
Nama lokal: Jahe Gajah
Nama ilmiah: Zingiber officinale
Penemu Tidak ada penemu secara spesifik. Namun nama ilmiahnya diberikan oleh William Roxburgh (seorang botani dari Inggris).
Kelompok Sistem Gerak XIB
-
Carla Felita
-
Florencia Griselda
-
Gerral Jacksen
-
Mishelle Natania
-
Quinn Christabelle
Klasifikasi
-
Kingdom : Plantae
-
Divisi : Spermatophyta
-
Subdivisi : Angiospermae
-
Kelas : Monocotyledonae
-
Ordo : Zingiberales
-
Famili : Zingiberaceae
-
Genus : Zingiber
-
Spesies : Zingiber officinale Rosc.
Manfaat:
-
Meredakan Mual dan Muntah
-
Mengurangi Peradangan
-
Mengatasi Masalah Pencernaan
-
Penurunan Tekanan Darah
-
Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
-
Mengurangi Risiko Penyakit Kronis
-
Mengurangi Nyeri Menstruasi
-
Pemulihan Setelah Olahraga
-
Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular
-
Mengatasi Stres dan Kecemasan
-
Peningkatan Kualitas Tidur
Ciri Morfologi :
-
Akar
Pada bagian tumbuh tunas-tunas baru yang kelak akan menjadi tanaman. Akar tunggal (rimpang) itu tertanam kuat didalam tanah dan makin membesar dengan pertambahan usia serta membentuk rhizoma-rhizoma baru. Akar yang keluar dari rimpang berbentuk
berbentuk bulat dengan panjang mencapai 30 cm dan diameternya berkisar 4-6
cm. Jika dalam satu rumpun akarnya dikumpulkan dan ditimbang, beratnya dapat
mencapai 30 g (Rukmana, 2000).
-
Batang
Jahe tumbuh merumpun, berupa tanaman terna tahunan berbatang semu.
Tanaman tegak setinggi 30 - 75 cm. Seluruh batang semunya terbentuk dari
seludang daun yang memanjang, tertutup, dan melingkar. Bagian luar batang agak
licin, agak mengkilap, dan berwarna hijau tua. Batangnya basah karena banyak
mengandung air sehingga digolongkan kedalam herba (Lukito, 2007).
-
Daun
Daun jahe berbentuk lonjong dan lancip menyerupai daun rumput-
rumputan besar. Daun itu sebelah-menyebelah berselingan dengan tulang daun.
Pada bagian atas, daun lebar dengan ujung agak lancip, bertangkai pendek,
berwarna hijau tua agak mengkilap. Sementara bagian bawah berwarna hijau
muda dan berambut halus. Panjang daun sekitar 5 - 25 cm dan lebar 0,8 - 2,5 cm.
Tangkainya berambut atau gundul dengan panjang 5 - 25 cm dan lebar 1 - 3 cm.
Ujung daun agak tumpul dengan panjang lidah 0,3 - 0,6 cm, pangkal daun akan
tetap hidup dalam tanah apabila daun telah mati dan menjadi rimpang baru
(Syukur dan Hernani, 2002).
-
Bunga
Bunga jahe berupa malai yang tersembul di permukaan tanah, berbentuk
tongkat atau bulat telur yang sempit. Aroma bunga sangat tajam, panjang malai
bunga 3,5 – 5 cm dan lebar 1,5 – 1,75 cm. Mahkota bunga berbentuk tabung
sepanjang 2 – 2,5 cm. Helaian mahkota bunga agak sempit, berbentuk tajam,
berwarna kuning kehijauan dengan panjang 1,5 – 2,5 mm dan lebar 3 – 3,5 mm.
Kepala sari berwarna ungu, panjang 9 mm, dan tangkai putiknya ada dua
(Harmono dan Andoko, 2005).
Habitat
Habitat: Tanaman jahe paling cocok ditanam pada tanah yang subur, gembur dan
banyak mengandung bahan organis (humus). Penanaman jahe cocok di
daerah hutan perawan. Pengembangan jahe biasanya terletak pada
tanah – tanah latosol merah coklat atau andosol. Pada umumnya di indonesia jahe
ditanam pada ketinggian 200 – 600 meter diatas permukaan laut, Dengan curah
hujan rata – berkisar 2.500 – 4.000 mm/tahun.
Sumber:
​​

Kontak Kami
Yayasan Tarakanita
Jl. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510
P: (021) 3908836